Manfaat Dan Cara Mandi Sauna (Jemur Kerodong Basah) Untuk Lovebird

Mandi sauna lovebird yaitu istilah lain yang sering dipakai oleh para lovebird mania untuk menambah durasi ngekek, dimana mandi sauna tersebut yaitu menjemur lovebird dalam keadaan dikerodong, dimana lovebird yang dijemur kerodong tersebut masih dalam keadaan lembap (setelah dimandikan).
 yaitu istilah lain yang sering dipakai oleh para lovebird mania untuk menambah durasi  Manfaat Dan Cara Mandi Sauna (Jemur Kerodong Basah) Untuk Lovebird

Entah siapa penemu atau orang pertama kali yang pertama kali menerapkan terapi jemur kerodong lovebird tersebut, yang niscaya terapi ini telah usang terkenal dikalangan pecinta burung. Mandi sauna bukan hanya diterapkan pada burung lovebird saja, tetapi bisa diterapkan pada hampir semua jenis burung berkicau dan burung lomba, contohnya ibarat burung cendet, kacer, dan lain sebagainya.

Pada posting sebelumnya saya sudah membahas perihal manfaat mandi sauna untuk burung cendet, dimana posting tersebut sengaja saya tulis khusus bagi para cendet mania, lantaran saya sendiri selain seorang lovebird mania juga merupakan seorang cendeters alias cendet mania.

Manfaat dan cara mandi sauna untuk lovebird

Mandi sauna atau jemur kerodong lembap tersebut selain bermanfaat untuk mempercepat proses rontok bulu pada ketika lovebird sedang dalam masa mabung, ternyata juga dipercaya bisa menciptakan lovebird menjadi lebih gacor (rajin ngekek), meningkatkan durasi ngekek, menciptakan burung menjadi lebih nagen, dan meningkatkan volume bunyi burung. Kaprikornus tidak salah jikalau banyak kicau mania yang menerapkan terapi mandi sauna tersebut untuk meningkatkan performa burung gacoannya.

Secara umum ada 4 macam atau cara terapi jemur kerodong (mandi sauna) yang lazim dilakukan, dan dari keempat jenis cara tersebut mempunyai manfaat masing-masing. Oleh alasannya yaitu itu sebelum anda melaksanakan terapi jemur kerodong, ada baiknya anda mengetahui dan memahami keempat cara yang akan saya ulas dibawah ini, sehingga anda tidak akan salah dalam melakukannya.


1. Jemur kerodong kering dan burung kering

Terapi jemur kerodong yang satu ini dipakai untuk lovebird yang kurang birahi, jadi fungsinya yaitu untuk menaikkan birahi lovebird. Kaprikornus jikalau lovebird anda dalam keadaan birahi normal atau over birahi, sebaiknya menghindari terapi jemur kerong kering, burung dalam keadaan kering ini, lantaran bisa-bisa birahi lovebird anda akan semakin menjadi-jadi.

Selain untuk menaikkan birahi, terapi sauna kering ini juga dipercaya bisa meningkatkan volume bunyi lovebird. Cara penerapannya cukup mudah, yaitu jemur lovebird yang sudah dimandikan tapi bulunya sudah kering dengan memakai kerodong yang kering pula. Proses penjemuran tersebut sebaiknya jangan terlalu lama, cukup 10-30 menit saja, lantaran jikalau terlalu usang ditakutkan burung akan mati. Untuk hari pertama mungkin bisa dilakukan dengan durasi 5 menit saja, gres dihari-hari selanjutnya ditingkankan durasinya bertahap hingga burung terbiasa dengan metode jemur kerodong tersebut.

2. Jemur kerodong lembap dan burung basah

Terapi ini yaitu kebalikannya dari terapi diatas, dimana burung yang dijemur yaitu dalam keadaan lembap sehabis dimandikan. Kerodong yang dipakai pun juga harus dalam keadaan basah. Terapi mandi sauna ini dipercaya bisa menstabilkan birahi lovebird, menjinakkan burung yang giras, dan menjinakkan lovebird yang galak dan bandel suka mematuk.

Durasi terapi mandi sauna ini hampir sama ibarat terapi kering, yaitu cukup 10 menit hingga 30 menit setiap harinya, yang penting rutin hingga terlihat perubahan yang cukup signifikan pada lovebird kesayangan anda.

3. Jemur kerodong kering dan burung basah

Terapi yang nomor 3 inilah yang biasa dipakai oleh para kicau mania untuk membantu mempercepat proses rontok bulu pada burung yang sedang mengalami masa mabung, atau juga bisa dilakukan pada burung yang macet mabung.

Sebab terapi ini mempunyai kegunaan untuk membuka pori-pori burung sehingga sanggup merangsang proses rontoknya bulu. Selain untuk mempercepat mabung, terapi ini juga mempunyai kegunaan untuk melangsingkan burung yang kegemukan, lantaran terapi ini sanggup mengkremasi lemak burung, ibarat halnya terapi sauna yang dilakukan oleh insan untuk mengkremasi timbunan lemak pada tubuh.

4. Jemur kerodong lembap dan burung kering

Terapi mandi sauna yang terakhir ini bermanfaat untuk meningkatkan durasi ngekek dan menciptakan lovebird menjadi lebih gacor alisa rajin ngekek. Cara penerapannya yaitu dengan memandikan lovebird terlebih dahulu, kemudian biarkan bulu-bulunya mengering. Setelah bulu kering, kemudian basahi kerodong dengan memakai air bersih, kemudian jemur burung anda kemudian kandang ditutup dengan memakai kerodong basah.

Selalu awasi dan jangan ditinggal kemana-mana supaya tidak lupa, ketika kerodong sudah mulai kering, basahi kembali dengan cara menyemprotnya dengan setelan embun. Lakukan terapi sauna ini selama 10 menit hingga 30 menit saja.

CATATAN:

Pada ketika melaksanakan terapi mandi sauna (terapi jemur kerodong), pastikan anda sudah mencabut/ mengambil pakan dan minum burung. Awasi terus dan jangan ditinggal kemana-mana untuk memastikan kondisi burung dalam keadaan baik-baik saja. Sebab jikalau anda tinggal-tinggal, takutnya justru kelupaan dan membiarkan lovebird dijemur terlalu lama, padahal dalam keadaan dikerodong (jemur kerodong). Karena tidak sedikit burung yang dijemur kerodong terlalu usang justru malah mati lantaran pemiliknya lalai atau teledor.

Proses terapi jemur sauna sebaiknya dilakukan dibawah, artinya burung cukup diletakkan dilantai, tidak perlu digantung (digantang) ibarat yang tampak pada gambar ilustrasi diatas. Sebab penjemuran lovebird yang ideal memang diletakkan dibawah, bukan digantung (dicantelkan).

Demikianlah sedikit ulasan mengenai cara mandi sauna dan manfaat dari terapi jemur kerodong (mandi sauna) yang sanggup saya bagikan. Berhati-hatilah dalam merawat burung kesayangan anda, sayangi, cintai, dan perlakukan burung peliharaan ibarat layaknya anda memperlakukan keluarga atau diri anda sendiri.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel