Tips Mengenali Burung Kicauan Yang Sakit Dari Kotorannya

Tips Mengenali Burung Kicauan yang Sakit Tips Mengenali Burung Kicauan yang Sakit dari Kotorannya
Di artikel kesehatan burung kali ini kita akan membahas secara detail bagaimana cara mengenali burung kicauan yang sakit atau tidak hanya melalui kotorannya. Namun perlu kami ingatkan bahwa disini anda mesti cermat karena tergantung warna voer yang anda pakai. Makara anda mesti sesuaikan dengan situasi kotoran burung anda. Berikut ini yakni langkah untuk mendeteksi apakah burung kicauan anda sakit atau tidak melewati ciri-ciri kotorannya.
  • Burung kicauan tidak keluarkan kotoran. Nah ini terang sakit yang disebabkan adanya penyumbatan pada kloaka. 
  • Feses harian dalam jumlah yang kurang atau sedikit. Burung kicauan sanggup dicurigai sakit karena malas makan. 
  • Feses terdapat pasir halus. Berarti ada duduk kasus di pencernaan.
  • Feses yang berlendi. Berarti tengah alami abses dalam alat pencernaannya.
  • Feses berkapur. Berarti pencernaan yang tidak evisien 
  • Feses berwarna hijau muda sekali serta berair. Berarti burung tengah menanggung derita sakit hati (lever).
  • Feses yang berwarna kuning. Berarti burung kicauan sakit hati terkena tetelo 
  • Feses warnanya merah. Burung mengalami luka dalam, namun jikalau ia makan buah anggur atau beri, beri, ia juga berwarna merah. 
  • Feses yang keras warna gelap serta kering. Berarti terlampau banyak pakan kering. 
  • Feses cuma mempunyai kandungan bahan putih. Berarti burung hanya minum, malas makan. 
  • Feses berwarna hijau juga berair. Burung tengah sakit. 
  • Feses berwarna hijau muda dan mempunyai kandungan air. Berarti Kandungan air yang banyak pada pakan, sanggup juga karena buah-buahan. 
  • Feses padat berwarna hijau ada titik putih. Berarti ia sehat walafiat. 
Itulah ciri yang sanggup anda amati jikalau suatu waktu burung anda mengalami sakit, tujuannya semoga anda sanggup segera melaksanakan penanganan/pengobatan semoga burung kesayangan anda sanggup kembali sehat dan gacor lagi.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel