Tips Menentukan Burung Ombyokan Atau Bahan

Membeli burung dalam ombyokan atau yang masih bakalan atau materi memang mempunyai kesan tersendiri, selain harga yang sangat terjangkau dan juga pastinya akan memperlihatkan pujian tersendiri jikalau burung yang kita beli tersebut sudah menjadi burung yang jawara atau setidaknya menjadi burung yang gacor, dan itu memperlihatkan bahwa kita ialah perawat burung yang hebat. tentunya sangat gembira bukan...

Namun hal tersebut bukanlah suatu masalah yang mudah, di butuhkan kesabaran dan perhatian yang khusus buat si burung biar kelak sanggup menjadi sesuatu.. Untuk menentukan burung materi kita harus tahu katuranggan yang bagus, dan yang niscaya mempunyai potensi menjadi calon juara.



Berikut tips dari untuk menentukan burung ombyokan atau burung materi yang bagus.

  • Pilihlah burung yang berjenis kelamin jantan menurut ciri burung masing-masing.
    Karena jantan lebih aktif berkicau dan juga mempunyai variasi yang lebih banyak.
  • Pilihlah burung yang sehat dan tidak ada cacat fisik.
    Hal ini terlihat oleh burung yang kasar dan mempunyai warna bulu yang jelas (cerah).
  • Pilihlah burung yang mempunyai bentuk badan proporsional.
    Rata-rata burung yang mahir mempunyai mata yang besar tajam, paruh yang tebal, kaki yang besar dan berpengaruh mencengkram, kepala yang besar dan pipih, dan badan yang bangkit tegak.
  • Pilihlah burung yang mempunyai volume keras.
    Biasanya setiap burung mempunyai nada call, nah pilih burung yang volumenya lebih keras di banding yang lain, syukur-syukur jikalau sanggup menemukan burung yang sedang ngeriwik, biasa nya dalam burung ombyokan menyerupai Burung Pleci, mereka akan terlihat membisu di tenggeran/tangkringan serta menggeleng-gelengkan kepala dan mengeluarkan kicauan kecil (ngeriwik).
  • Biasanya para pemikat atau pedagang akan memberi tanda pada burung yang di anggap bagus, biasa nya mereka menandainya dengan spidol ke bab tubuhnya.

Dan yang tak kalah pentingnya, perawatan anda yang akan mensugesti burung tersebut nantinya.. sabar, tetap semangat dan selamat mencoba..
Baca juga Perawatan menjinakkan burung bakalan.
Melatih burung makan voer secara total

Comments