Skip to main content
×

Cara Menjinakkan Burung Cendet Bakalan Liar


Kicausejati.com - Burung cendet atau ada juga yang menyebutnya dengan burung pentet ini memang banyak menarik perhatian banyak pecinta burung kicau. Bahkan sampai ada yang mencari-cari sangkar burung tersebut untuk mendapatkan burung cendet bakalan berkualitas. Ok, tidak usah menunggu lama lagi, karena saya yakin Anda yang membaca artikel ini adalah pecinta burung kicau yang mencari cara menjinakkan burung cendet bakalan liar. Selanjutnya silahkan simak dan baca artikel dibawah ini.
Cara Menjinakkan Burung Cendet Pentet Bakalan Liar
  1. Berikan pakan yang sesuai dengan tipe burung , ibaratkan tamu yang baru datang dari jauh maka kita harus menjamunya.
  2. Jadikan burung sedikit lapar dan membuatnya jadi tergantung dengan anda lalu usahakan setiap memberi makan dengan menyodorkannya langsung dari tangan anda. Namun, anda harus mengatur jadwalnya biar burung juga tidak terlalu kelaparan ketika menunggu anda memberinya pakan. contohnya jika pagi berikan jangkrik 3 ekor , siang 2 ekor dan sore 3 ekor.
  3. Letakkan burung ditempat yang banyak dilalui manusia agar cepat beradaptasi dengan manusia disekelilingnya, namun jangan terlalu dekat juga dengan jalan raya , karena banyak kasus burung cendet jadi klabakan karena takut dengan mobil atau kendaraan besar yang lewat.
  4. Seminggu kemudian sering seringlah dimandikan (namun tetap kondisional).
  5. Kurangi memberi pakan dengan tangan hal ini menghindari burung cendet dari mbagong dan tidak manja, lebih baik anda letakkan pada cepuk makannya.
  6. Setelah agak jinak lakukan secara rutin memandikan burung pagi dan sore hari dan jangan lupa memberinya 2 ekor jangkrik setelah dimandikan.
  7. 2 minggu kemudian setelah anda mendapati cendet sudah jinak maka tinggal menerapkan perawatan harian untuk cendet agar gacor dan rajin bunyi.
  8. Jika burung masih belum makan voer maka proses pembelajarannya relatif lama sekitar 1-2 bulan.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar