Mengenal Burung Perkici Buru

 Dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama  Mengenal Burung Perkici Buru
Burung Perkici Buru mempunyai nama latin Charmosyna toxopei. Dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama Blue-fronted Lorikeet. Burung ini merupakan salah satu spesies burung endemik Indonesia.

Burung Perkici Buru pertama kali ditemuakan pada tahun 1921 oleh spesialis serangga berkebangsaan Belanda yang berjulukan Hendrik Cornelis Siebers. Burung ini mempunyai panjang badan sekitar 16 cm dengan badan yang berwarna secara umum dikuasai hijau atau kuning, serta mempunyai mahkota yang berwarna biru. Sementara pangkal ekor bab bawah berwarna merah.

Habitat burung perkici buru yaitu di wilayah hutan primer dan sekunder, serta daerah perkebunan dengan ketinggian sekitar 0 sampai 1000 m di atas permukaan laut. Diperkirakan burung ini tidak menetap di satu sarang, melainkan berpindah-pindah ke tempat yang tersedia banyak makanan.

Daerah penyebaran burung perkici buru terbatas hanya di wilayah Pulau Buru. Biasanya mereka berkeliaran dalam sebuah kelompok kecil yang beranggotakan sampai 10 ekor, atau berkeliaran secara berpasangan. Mereka akan terbang lurus dan tidak terlalu cepat.

Makanan burung perkici buru yang ada di penangkaran yaitu pisang dan susu. Sementara di alam liar, biasanya mereka memakan nektar di pohon yang berbunga dari family Myrtaceae.

Sejak tahun 2000, status populasi burung perkici buru yaitu "Kritis (CR)". Sehingga dibuatlah dua buah tempat lindung di Buru, Gunung Kapalat Mada (seluas sekitar 1,380 km²), dan di Waeapo (luasnya sekitar 50 km²).

Referensi : wikipedia
Comments