Tips Memancing di Danau

Kicau Sejati, Setelah kemaren admin share tips memancing di laut, kali ini kita akan membahas beberapa tips memancing di danau agar hasilnya maksimal dan memuaskan.

Tips Memancing di Danau

Pasalnya, danau merupakan salah satu spot memancing yang paling mengasyikan bagi para strike mania (sebutan untuk hobi memancing).

Biasanya di danau atau waduk selalu dipenuhi berbagai macam ikan air tawar, air permukaan waduk atau danau juga relatif lebih tenang, sehingga tidak membuat umpan menjadi cepat habis terkikis oleh arus air. 

Idealnya memancing di danau lebih tepat jika dilakukan saat siang hari, karena sebagian besar ikan air tawar sedang aktif dan cenderung beristirahat ketika malam. Berikut ini adalah beberapa tips memancing di danau yang bisa dicoba:

1. Teknik Memancing

Salah satu tips memancing di danau yang perlu diperhatikan adalah penggunaan teknik memancing. Untuk teknik pemancingan, bisa dilakukan dengan teknik lempar jauh. Teknik ini dilakukan dengan cara melempar kail beserta umpan sejauh-jauhnya hingga mencapai peretengahan waduk atau kolam.

Menurut beberapa pemancing profesional, dikatakan bahwa posisi ikan dengan ukuran besar biasanya terletak pada pertengahan danau. Oleh karenanya, perhatikan juga ukuran timah pemberat dan pelampung.

2. Peralatan Memancing

Peralatan memancing yang sebaiknya disediakan saat memancing di danau adalah joran yang tidak terlalu kaku, ukuran senar pancing yang tidak terlalu tebal namun kuat dan lentur, sedangkan mata kail yang dipergunakan cukup standar saja yaitu yang ukurannya berkisar antara 1 hingga 2.5 cm saja.

Sedangkan untuk pemberat atau timah, cukup digunakan yang tidak terlalu berat atau dalam kisaran 2-4 gram saja.

3. Umpan

Sesuaikan jenis umpan dengan ikan yang banyak terdapat pada waduk tersebut. Penggunaan umpan yang tepat akan memperbesar peluang keberhasilan usaha memancing. Sebagian besar jenis ikan yang terdapat pada waduk atau danau adalah ikan nila, tawes, gurami, ikan mas serta tombro. Umpan lumut sawah halus, cacing posphor serta pelet lele yang dicampur terasi adalah umpan kegemaran ikan nila, sedangkan umpan kukusan jagung muda dan daun kangkung digemari ikan tawes. Umpan ulat daun pisang umumnya digemari ikan gurami.

4. Penuntun Umpan

Karena keadaan permukaan air danau atau waduk yang cenderung tenang, tidak ada salahnya menggunakan penuntun umpan atau barel swivel agar mata kail tidak terlalu tenang dan seolah olah bergerak. 

Dengan mata kail yang selalu bergerak, akan menyebabkan umpan juga ikut bergerak seperti halnya mangsa hidup.

5. Memilih Reel dan Joran

Teknik memancing ikan agar cepat dapat banyak yang pertama dimulai dari pemilihan reel dan joran yang tepat. Pilihlah komponen reel dengan kekuatan sedang, dan joran dengan ukuran panjang 2 meter.

Untuk mendapatkan ikan yang besar harus mengunakan rangkaian yang sesuai, khusus memancing ikan besar yaitu menempatkan 2 mata pancing diatas pemberat dan 2 dibawah pemberat.

Artikel terkait: Tips Memancing di Laut

Itulah beberapa tips memancing di danau yang sebaiknya Anda ketahui agar peluang keberhasilan memancing ikan semakin besar.